RSS

KONSEP OBJECT ORIENTED PROGRAM ( OOP )

27 Oct

Bahasa pemograman ( Programming language ) adalah Bahasa yang digunakan oleh suatu program aplikasi komputer, dimana komputer tersebut akan membacanya secara digital.

Macam – macam bahasa pemograman sebagai berikut :
1. Versi Dos : Pascal, Cobol, Clipper dll
2. Versi Windows : Visual Basic, Visual Foxpro, Delphi dan Powerbuilder
3. Berbasis Web : Java, HTML, PHP dan ASP

Definisi OOP

Object Oriented Program ( OOP ) adalah Pemograman berbasis object yang dikembangkan berdasarkan pada konsep object dan interkasinya.

Konsep Object

Object adalah sebuah entitas yang mempunyai arti tertentu tergantung pada siapa yang melihat / memandang entitas tersebut.
Misalnya : Karyawan, Divisi, Ruangan, dan lain-lain
Object juga dapat mengirimkan pesan, mengolah data dan menerima pesan dari object lain.

Konsep Interaksi

Interaksi antar object menggambarkan bentuk – bentuk relasi / hubungan antar entitas didalam object tersebut.

Kelebihan Object Oriented
1) Natural
    Dapat dipahami / dimengerti oleh manusia
2) Abstark
     Sebuah entitas digambarkan dengan cepat & mudah
3) Enkapsulasi
    Dapat menyembunyikan suatu proses secara detil yang tidak perlu
4) Modular
    Object yang bebas / independen, sehingga object yang satu dengan object yang lainnya dapat dipisahkan

Mekanisme OOP
Mekanisme OOP terdiri dari :
a) Kelas & Object
    Kelas adalah suatu object yang mempunyai karakteristik abstrak dan terdiri dari Property / attribute yang bersifat statis dan Behaviour yang bersifat dinamis.
Misalnya : Helikopter
Property/Atribute : Roda, Baling-baling, Setir, Rem, dll
Behaviour : Dapat bergerak kekanan & kekiri, bisa terbang, bisa turun, dll
Object adalah sebuah perwujudan tertentu (instance) dari suatu kelas tertentu.
b) Methods
    Methods bias disebut juga sebagai meber function yang menggambarkan behaviour.
c) Enkapsulasi
    Enkapsulasi ini terdiri dari fitur-fitur sebuah object ( property / attribute ) dan methods
d) Inheritance ( Pewarisan Sifat )
    Masing – masing Object mempunyai sifat / ciri masing-masing tetapi suatu object juga bisa mempunyai sifat / ciri yang serupa dengan object yang lain dalam sebuah kelas.
Penyerupaan ini membentuk sifat / cirri hubungan yang hirarkis, dimana hubungan hirarkis inilah yang dinamakan dengan hubungan pewarisan ( Inheritance ).
e) Polymorphism
    Polymorphism adalah sebuah bentuk fitur-fitur yang diimplementasikan dengan mekanisme inheritance dan overriding.

Contoh :
Source Program menggunakan bahasa Java :

class LingkaranBiru{
// Membuat Property/atribute
String Warna;
double R, Diameter, Luas ;
// Membuat Methods tanpa argumen/parameter
void SetWarnaLingkaran(){
System.out.println(“Warna Lingkaran : ” + Warna);
System.out.println(“Diameter Lingkaran: ” + Diameter);
}
// Membuat Methods dengan argumen/parameter
public void LuasLingkaran( double diameter ,double Phi ){
//Memberi Nilai Jari-Jari (R)
R = diameter / 2;
//Menghitung Luas Lingkaran
Luas = Phi * R * R ;
System.out.println(“Jari-jari : ” + R);
System.out.println(“Luas Lingkaran : ” + Luas);
}
}
public class Lingkaran{
public static void main (String[] args){
//Membuat Object
LingkaranBiru Lingkarankecil = new LingkaranBiru();
Lingkarankecil.Warna = “Biru”;
Lingkarankecil.Diameter = 10;
Lingkarankecil.SetWarnaLingkaran();
Lingkarankecil.LuasLingkaran ( Lingkarankecil.Diameter, 3.14 );
}
}

Setelah compile dan di run source program tersebut akan dihasilkan output sebagai berikut :

Warna Lingkaran : Biru
Diameter Lingkaran : 10.0
Jari-jari : 5.0
Luas Lingkaran : 78.5

Berikut adalah contoh program menghitung luas

class Bidangsegiempat{
//Membuat Property/atribute
String Bentuk;
int Panjang = 12;
int Tinggi = 7;
int Lebar = 10;
int Diagonal1 = 5;
int Diagonal2 = 8;
int Alas = 24;
double luas;
//Membuat Method cetak bentuk Bidamg Segi Empat
void CetakBentuk(){
System.out.println(“Bentuk Segi Empat Sebagai Berikut :” );
System.out.println(“1. Persegi Panjang” );
System.out.println(“2. Bujur Sangkar” );
System.out.println(“3. Jajar Genjang” );
System.out.println(“4. Belah Ketupat” );
System.out.println(“5. Trapesium” );
System.out.println(“Berikut Luas Dari Segi Empat : ” );
}
//Membuat Method Menghitung Luas Persegi Panjang
void LuasPersegiPanjang(){
luas = Panjang * Lebar;
System.out.println(“1. Luas Persegi Panjang : ” + luas);
}
//Membuat Method Menghitung Luas Jajar Genjang
void LuasJajarGenjang(){
luas = Alas * Tinggi;
System.out.println(“3. Luas Jajar Genjang : ” + luas);
}
//Membuat Method Menghitung Luas Belah Ketupat
void LuasBelahKetupat(){
luas = ( Diagonal1 * Diagonal2 ) / 2;
System.out.println(“4. Luas Belah Ketupat : ” + luas);
}
//Membuat Method Menghitung Luas Trapesium
void LuasTrapesium(){
luas = ( Alas * Panjang ) / 2;
System.out.println(“5. Luas Trapesium : ” + luas);
}
}

Object yang memiliki inheritance/pewarisan sifat dari kelas Bidangsegiempat :

//Membuat Kelas LuasSegiempat yang inheritance dari kelas Bidangsegiempat
class LuasSegiempat extends Bidangsegiempat{
double LuasBujursangkar, Sisi;
public void LuasBujursangkar(double Keliling){
//Mencari nilai atribute sisi
Sisi = Keliling / 4;
LuasBujursangkar = Sisi * Sisi;
System.out.println(“2. Luas Bujur sangkar : ” + LuasBujursangkar);
}
}

Run program diexecute pada object kelas dibawah ini :

class Luas{
double Luaspersegi,Luasjajar, Luasketupat, LuasTrapesium;
public static void main(String[] args){
LuasSegiempat LuasTiapSegi = new LuasSegiempat();
LuasTiapSegi.CetakBentuk();
LuasTiapSegi.LuasPersegiPanjang();
LuasTiapSegi.LuasBujursangkar(36);
LuasTiapSegi.LuasJajarGenjang();
LuasTiapSegi.LuasBelahKetupat();
LuasTiapSegi.LuasTrapesium();
}
}

Dan hasil dari run tersebut :

Bentuk Segi Empat Sebagai Berikut :
1. Persegi Panjang
2. Bujur Sangkar
3. Jajar Genjang
4. Belah Ketupat
5. Trapesium
Berikut Luas Dari Segi Empat :
1. Luas Persegi Panjang : 120.0
2. Luas Bujur Sangkar : 81.0
3. Luas Jajar Genjang : 168.0
4. Luas Belah Ketupat : 20.0
5. Luas Trapesium : 144.0

About these ads
 
1 Comment

Posted by on October 27, 2008 in Uncategorized

 

Tags: , , ,

One response to “KONSEP OBJECT ORIENTED PROGRAM ( OOP )

  1. Asri

    December 6, 2008 at 1:15 am

    ga ngerti mbak..

    hehehe..

    aku Lg nyari cara ngitung luas trapesium pake ASP..
    gmn ya cara-y..
    ni bwt jawaban latihan..
    hehhe..
    guru-y ngerti sndri aja..
    hehehe

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: